Dalam Sehari, 25 Orang Tewas Dalam Perang Narkoba

Ilustrasi/ sakshipost.com

MANILA–Perang terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang di Filipina terus berlanjut. Hingga Jumat (18/8/2017) dini hari, sudah 14 orang yang tewas karena timah panas aparat. Sementara Xinhua melaporkan, sepanjang Kamis (17/8) kemarin, total ada 25 orang tewas di ibukota Filipina.

Pemerintah terus mengintensifkan penumpasan narkoba di Filipina. Kepolisian telah mengonfirmasi, sepanjang hari kemarin mereka melakukan operasi anti-narkoba di sejumlah tempat, namun mereka tidak merinci jumlah korban yang tewas.

Beberapa tersangka narkoba juga telah ditangkap dalam rangkaian razia yang dilakukan di dalam dan di luar ibukota dalam tiga hari terakhir. Harian utama di Filipina, The Inquirer mengatakan, bahwa operasi yang massif juga terjadi di pinggiran kota Manila, seperti Quezon City dan Caloocan. Korbannya adalah tersangka narkoba yang menggunakan atau mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut.

Dilaporkan bahwa operasi polisi dalam tiga hari terakhir telah menewaskan 72 orang. Bahkan, di provinsi Bulacan, utara Manila, dalam rentang waktu 24 jam 32 orang terduga pengedar tewas terbunuh.

Advertisement