Dalam Sehari, Tasikmalaya Dilanda Longsor 14 Kali

Ilustrasi Longsor

TASIKMALAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyampaikan bencana alam tanah longsor terjadi 14 kali dalam satu hari saja pada Minggu (1/10/2017).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya EZ Alfian menuturkan seluruh kejadian bencana longsor terjadi di Kecamatan Salawu, Cigalontang, Bojonggambir, Puspahiang, Sodonghilir dan Taraju.

Lokasi yang terbanyak terjadi longsor, kata dia, di Kecamatan Taraju sebanyak empat kejadian dan menimpa tiga rumah warga di Desa Kertaraharja.

“Di sana (Kecamatan Taraju) tiga rumah dan satu tempat ibadah ikut terancam apabila longsor kembali terjadi,” katanya.

Selanjutnya kerusakan rumah akibat longsor terjadi di Kecamatan Salawu, tercatat satu rumah rusak ringan dan 12 rumah terancam longsor susulan.

Selaim itu diberitakan  sebelumnya  bencana tanah longsor di Kutawaringin, Kecamatan Salawu telah menyebabkan dua orang tewas yakni suami istri dan seorang mengalami luka.

Bencana longsor di Kecamatan Cigalontang menyebabkan satu rumah warga rusak, dan empat rumah warga lainnya terancam bahaya longsor susulan.

Selain kerusakan rumah, bencana longsor juga  telah menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di Desa Wandasari dan Padangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir.

 

Advertisement