SUKABUMI – Bandang wilayah utara, (Cicurug, Parungkuda dan Cidahu) telah merusak 311 bangunan, sejumlah jembatan putus, puluhan warga luka-luka, dua orang meninggal.
Data pemerintah setempat menyebut ada 12 desa di tiga kecamatan yang terdampak banjir bandang dari sejumlah sungai yang berhulu di kaki gunung salak.
Pemkab menyebut, sebagaimana dilansir Sukabumiupdate, ada dua sungai utama yang meluap yaitu citarik dan cipeuncit, yang pada Senin petang kemarin sempat menimbulkan banjir bandang setinggi kurag lebih lima meter di sejumlah lokasi terdampak parah.
Di Kecamatan Cicurug Desa Cisaat Kampung Cipari dilaporkan sekitar 40 rumah terendam, 40 kepala keluarga atau 120 jiwa terdampak. Disini dilaporkan ada kendaraan roda dua dan empat yang hanyut diterjang banjir bandang.
Wilayah terdampak paling parah adalah Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, sekitar 200 rumah terendam, 210 kepala keluarga terdampak dan harus mengungsi. Dua warga dilaporkan hanyut, dan 20 lainnya luka-luka.





