LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengatakan delapan kecamatan di kota btersebut dinilai rawan banjir.
Menurut Kepala BPBD Bandar Lampung Edi Haryanto, delapan kecamatan yang rentan banjir yakni Kecamatan Teluk Betung Utara, Teluk Betung Barat, Teluk Betung Timur, Tanjung Karang Barat, Tanjung Karang Timur, Bumiwaras, Panjang, dan Kedamaian. Edi mengatakan, selain delapan kecamatan yang rawan ppotensi banjir, wilayah lain akan terkena dampaknya ketika delapan daerah tersebut terendam banjir.
BPBD dan Dinas Pekerja Umum juga terus melakukan perbaikan saluran drainase seperti kali atau sungai. Pembersihan kali atau sungai agar air yang datang tidak meluap ke daratan yang menyebabkan banjir bandang.
Dipantau Republika, Ahad (8/10/2017), sampah-sampah masih terlihat di sungai-sungai sekitar pemukiman penduduk. Sungai-sungai yang tersumbat sampah menyebabkan air meluap ke jalan dan merendam rumah penduduk.
Kondisi sungai yang masih kotor diantaranya di dekat Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Sungai Kali Awi, dan sungai di Kelapa Dua. Tiga daerah tersebut pernah terjadi banjir bandang beberapa tahun lalu, yang menyebabkan rumah dan perabotan rumah tangga terseret arus.





