GAZA—Delegasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Turki tengah mengunjungi Gaza, membahas krisis listrik di wilayah tersebut.
Seperti dilaporkan World Bulletin, Selasa (12/7)Delegasi Turki berencana mengunjungi Gaza selama dua minggu kedepan. Mereka akan menemui pejabat Israel dan perwakilan Hamas guna membahas cara mengatasi masalah krisis energi di wilayah itu.
Sejauh ini Gaza menderita krisis energi yang sangat parah, pemerintah mengadopsi sistem rotasi suplai listrik. Daya listrik dipotong di bagian-bagian wilayah tertentu dalam rangka untuk memasok listrik ke daerah lain.
Pembangkit listrik satu-satunya Gaza menghasilkan sumber daya yang tidak memenuhi kebutuhan secara penuh. Pasokan listrik dari Israel dan Mesir pun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palestina.
Menyusul kunjungannya ke Gaza, delegasi Turki diharapkan memberikan laporan mengenai temuan krisis listrik Gaza kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki Berat Albayrak.
Laporan ini akan mencakup penilaian kebutuhan energi Gaza, produksi lokal, transmisi dan distribusi energy, dan rekomendasi untuk mengatasi masalah kronis yang mengganggu infrastruktur listrik.
Sejumlah perusahaan Turki dilaporkan menyatakan minat untuk membantu kebutuhan energi Gaza dalam hal produksi, transmisi dan distribusi energi.





