RAMALLAH – Sepuluh warga Palestina terluka oleh pasukan Israel pada Jumat (31/8/2018) ketika melakukan demonstrasi menentang pembangunan pemukiman Israel dekat kota Ramallah, Tepi Barat.
Komite perlawanan populer lokal mengatakan pasukan menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan para demonstran.
Anadolu melansir, demonstrasi hari Jumat diadakan untuk memprotes rencana Israel untuk membangun unit pemukim Yahudi di tanah Palestina dekat desa Ras Karkar di pinggiran Ramallah.
Menurut angka-angka Palestina, lebih dari 700.000 orang Yahudi Israel kini tinggal di 196 permukiman (dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel) – dan lebih dari 200 pos pemukim (dibangun tanpa persetujuan pemerintah) – di seluruh Tepi Barat yang diduduki.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah pendudukan” dan menganggap semua aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di sana sebagai ilegal.





