Demonstrasi di Afrin Desak Dihentikannya Invasi Turki

Demo di Afrin/ Press TV

AFRIN – Pihak berwenang di Afrin telah meminta kekuatan global untuk menghentikan serangan Turki di wilayah tersebut,  saat ribuan orang turun ke jalan di kota Suriah dan melakukan protes  serbuan Ankara.

“Kami meminta federasi Rusia khususnya untuk membatalkan dukungannya terhadap terorisme negara Turki terhadap rakyat Afrin,” kata pemerintah daerah Afrin,   dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu (4/2/2018).

“Ini bertanggung jawab atas pembantaian yang dilakukan negara Turki fasis terhadap warga sipil yang tidak bersalah,” tambahnya, dikutip Press TV. Pernyataan tersebut merujuk pada langkah Rusia untuk menarik pasukannya yang ditempatkan di Afrin saat Turki melancarkan serangannya.

Pemerintah juga juga meminta Amerika Serikat, Uni Eropa, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan koalisi pimpinan AS untuk “segera melakukan intervensi untuk menghentikan agresi Turki.”

Turki meluncurkan Operasi Olive Branch di Afrin Suriah pada 20 Januari dalam upaya untuk menghapuskan YPG, yang oleh Ankara dipandang sebagai organisasi teror dan cabang Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang tidak sah.

Sementara itu, ribuan orang telah bergabung dalam demonstrasi di pusat kota Afrin untuk memprotes invasi Turki.

“Kami memegang seluruh dunia bertanggung jawab karena kami memerangi terorisme atas nama semua orang, tapi hari ini dunia setuju untuk membunuh orang-orang Syria,” kata seorang demonstran.

Berdasarkan data Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia, sejauh ini lebih dari 68 warga sipil, termasuk 21 anak-anak, telah terbunuh dalam baku tembak di Turki.

Advertisement