GAZA – Penyelenggara demonstrasi mingguan Palestina di Gaza mengatakan, mereka akan mengadakan protes lagi pada hari Jumat (16/11/2018), meski gencatan senjata sudah disetujui kedua pihak.
Para demonstran di Gaza mengatakan, sebagaimana dilansir VOA, akan tetap melanjutkan demo menuntut hak tanah mereka kembali, seraya menguji kesepakatan gencatan senjata.
Gencatan senjata disepakati Selasa (13/11/2018) untuk mengakhiri pertempuran sengit antara Israel dan Hamas yang menguasai Gaza sejak perang tahun 2014.
Pertempuran baru-baru ini sebagian dipicu oleh berbagai aksi demonstrasi di perbatasan Gaza-Israel.
Sejak akhir Maret, ribuan warga Gaza bergabung dengan demonstrasi yang dipimpin Hamas, dalam upaya mengakhiri blokade Israel yang melumpuhkan terhadap Jalur Gaza.
Pemrotes sering melemparkan granat, membakar ban dan bom api ke arah pasukan Israel, yang membalas dengan gas air mata. Sekitar 170 warga Palestina, banyak dari mereka tidak bersenjata, tewas oleh tembakan Israel.
Israel mengatakan, mereka mempertahankan perbatasannya melawan para penyerang militan.
Namun Israel juga telah dilaporkan mengingkari gencatan senjata dimana pada Kamis (15/11/2018) kapal Israel menewaskan nelayan di Gaza.





