JOHOR – Seorang anak di Johor, Malaysia, Mohamad Thaqif Amin, yang berusia 11 tahun meninggal dunia setelah kedua kakinya diamputasi pekan lalu akibat mendapatkan pelecehan oleh asisten sipir penjara di sebuah madrasah tempatnya bersekolah di Johor.
Settelah berjuang dalam kondisi kritis akhirnya ia tutup usia pada Rabu (26/4/2017). “Saya harap semua orang berdoa untuk anak saya,” kata ayahnya Mohamad Gaddafi, Mat Karim.
Thaqif dirawat di Rumah Sakit Sultan Ismail sejak Rabu pekan lalu karena luka-luka di kakinya setelah dia dipukuli oleh asisten sipir. Dilansir The Star, ibu Thaqif Felda Wani Ahmad mengatakan anaknya dipukuli beberapa kali di kedua kakinya selama insiden yang terjadi pada bulan Maret.
Ia menemukan catatan Thaqif yang mencurahkan isi hatinya dengan sangat pilu, dimana salah satu kalimat tertulis, “Ya Allah, tolong bukakan hati orangtua saya untuk mengizinkan saya pindah ke sekolah lain, karena saya sudah tidak tahan. Tolong ya Allah, kabulkan keingingan saya,” ungkapnya.
Pada hari Sabtu, Thaqif mengalami koma setelah kedua kakinya diamputasi oleh dokter sehari sebelumnya dengan usaha keras untuk mencegah infeksi pada jaringan dan sel darah di tubuhnya.
Dokter kemudian menemukan bahwa tangan kanannya menjadi hitam karena infeksi bakteri dan bekuan darah mulai terbentuk di bahu kirinya. Mereka juga memberi tahu keluarganya bahwa lengannya telah berubah nekrotik dan harus diamputasi.
Polisi sejak itu telah mengklasifikasikan penyelidikan terhadap kematian Thaqif sebagai kasus pembunuhan.
Pada hari Selasa siang, Perdana Menteri Najib Razak menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Thaqif di sebuah postingan Facebook. Dia juga meminta penyelidikan kasus tersebut agar segera dipercepat sehingga penyebab kematian Thaqif dapat ditentukan dan mendapat tindakan yang tepat.
Sementara itu Ketua Komisi Kesehatan, Lingkungan, Pendidikan dan Informasi Johor Ayub Rahmat mengatakan tes pemeriksaan darah dan kesehatan pada Thaqif untuk mengetahui penyebab sebenarnya yang menyebabkan kedua kakinya diamputasi akan diketahui dalam satu atau dua minggu.





