Desa Tanjungsari Tasikmalaya Terendam Banjir Dua Meter

TASIKMALAYA – Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya dilanda banjir antara satu hingga dua meter akibat luapan Sungai Cikidang ke perkampungan warga, Sabtu (17/9/2016) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Rumah milik 600 keluarga di Kampung Bojongsoban, Kampung Hegarsari, Kampung Cicalu, dan Mekarsari serta sawah seluas 152 hektare terendam air dengan ketinggian antara satu hingga dua meter, setelah diguyur hujan selama enam jam berturut-turut pada Jumat malam.

Kepala Desa Tanjungsari Munawar Kholil mengatakan, banjir terjadi akibat aliran air Sungai Cikidang yang menembus bagian tanggul sepanjang 50 meter di Desa Sukapancar, Kecamatan Sukaresik yang belum ditinggikan.

“Ada sekitar 600 keluarga yang terdampak banjir, yang paling parah di di dua RW dan 9 RT yaitu RT 1 sampai 3 RW 7, RT 3,4,5,7 RW 8,” ucap Munawar, dikutip dari PR.

Meski demikian warga menolak direlokasi dan memilih bertahan di rumah masing-masing. Namun sebagian ada yang mengungsi ke rumah saudara.

Hingga menjelang siang, masyarakat terdampak banjir,kata Munawar, belum menerima bantuan berupa air bersih dan bantuan logistik. Munawar berharap masyarakat secepatnya bisa mendapatkan bantuan logistik karena mereka tidak bisa memasak.

“Yang sudah datang ya paling perahu karet dulu, kalau bantuan makanan belum. Kita perlu karena masyarakat tidak mungkin masak,” ucap Munawar.

Salah seorang warga Kampung Bojongsoban, Mimin berharap agar pemerintah bisa membantu menaikkan pondasi rumah warga. Pasalnya, meninggikan benteng tanggul bukan solusi tepat, karena air yang menggenang warga jadi susah surut. “Kita sebenarnya lelah juga tiap tahun kebanjiran, tetapi bingung mau pindah ke mana, kan tanahnya cuma di sini. Kalau gratis mau,” kata Mimin.

Sementara itu Kepala Seksi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya Candra Sumarna menuturkan, bantuan baik dari BPBD dan kepolisian sudah diturunkan. Menurut dia, saat ini terdapat beberapa titik bencana di Kabupaten Tasikmalaya sehingga tim BPBD harus berbagi tugas.

“Intensitas hujan cukup tinggi, jadi banyak bencana terjadi. Bantuan sudah ada sejak subuh tadi, kita upayakan segera terdistribusi,” ucap Candra.

Advertisement