SWISS-Di Swiss para pengungsi asal Suriah terpaksa mengeluarkan hartanya lebih banyak untuk menutupi ongkos penampungan di negara itu. Praktik serupa sebelumnya dilakukan di Denmark.
Seperti diberitakan Reuters Rabu (13/1) mengutip dari stasiun televisi Swiss SRF, para pengungsi yang memiliki aset lebih dari 1.000 franc Swiss atau sekitar Rp10,5 juta harus menyerahkan harta mereka untuk ditukar dengan tanda terima di penampungan.
Seorang pengungsi mengatakan, mereka harus menyerahkan setengah dari sisa harta mereka, yang sebelumnya telah digunakan membayar penyelundup manusia, kepada aparat di Swiss untuk mendapatkan tempat di pengungsian.
Dalam sebuah pengumuman yang terpampang di jalan-jalan utama juga tertulis hal serupa bagi para pengungsi.
“Jika anda mempunyai harta lebih dari 1.000 franc Swiss saat tiba di pusat penerimaan, Anda harus menyerahkan aset finansial ini untuk mendapatkan tanda terima,” demikian bunyi pengumuman tersebut.
Langkah ini menuai protes dari lembaga bantuan pengungsi, Schweizerische Fluechtlingshilfe. LSM itu mengatakan bahwa hal ini tidak sepantasnya dan harus berubah.
SRF mengutip lembaga yang mengurusi penampungan pengungsi di Swiss, SEM, yang membenarkan adanya penyitaan aset tersebut. Menurut SEM, langkah ini diperlukan untuk menutupi biaya pemrosesan pendaftaran dan bantuan sosial lainnya.
“Jika mereka pergi sukarela dalam tujuh bulan, maka uangnya dikembalikan. Jika tidak, uang itu digunakan untuk menutupi kebutuhan mereka,” ujar juru bicara SEM.




