Diakui Kemerdekaannya oleh Israel, Kosovo juga Akui Yerusalem sebagai Ibukota Yahudi

Ilustrasi Pembukaan kedutaan AS di Yerusalem/ Reuters

KOSOVO – Kosovo sepakat menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Yahudi.

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi dan Menlu Kosovo Meliza Haradinaj Stublla menandatangani deklarasi bersama untuk menjalin hubungan, dimana kesepakatan itu dicapai lewat konferensi video Zoom pada Senin (1/2/2021).

Ashkenazi mengaku telah menyetujui “permintaan resmi Kosovo untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem”.

Sebagai imbalan mendirikan misi di Yerusalem, Kosovo mendapat pengakuan dari Israel. Kosovo diketahui tengah berusaha untuk melegitimasi deklarasi kemerdekaan tahun 2008 dari bekas musuh perangnya, Serbia.

Ashkenazi mengatakan peresmian hubungan itu menandai “pertama kalinya dalam sejarah bahwa hubungan diplomatik dibangun melalui konferensi video Zoom

Sementara itu Stublla mengucapkan terima kasih kepada Israel karena menjadi negara ke-117 yang mengakui kemerdekaan Kosovo. Hingga kini China, Rusia dan lima anggota Uni Eropa belum memberikan pengakuan kepada Kosovo.

“Kosovo telah menunggu lama sekali untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel,” kata Haradinaj Stublla, dilansir CNN.

Kosovo merupakan negara Muslim kesekian yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Tahun lalu Israel menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

 

Advertisement