ARSAL—Sedikitnya 250 pengungsi meninggalkan wilayah perbatasan Lebanon menuju kampung halaman mereka di al-Ward, Suriah. Kepulangan mereka ini terjadi setelah kesepakatan damai yang difasilitasi Hizbullah di Libanon.
“Tentara Libanon terlibat dalam pengawalan dari kota perbatasan Arsal,” demikian ujar seorang pejabat keamanan seperti dikutip dari Thomson Reuters, Kamis (13/7/2017).
Sementara itu, salah satu media yang berafiliasi dengan pemerintahan di Damaskus melaporkan, ada 60 keluarga yang melakukan perjalanan pulang. Ini adalah gelombang kedua pengungsi yang meninggalkan Arsal.
Sebelumnya, Hizbullah mengatur kesepakatan antara kelompok pemberontak di Suriah, Saraya Ahl al-Sham dengan tentara pendukung Basyar Al Assad. Hizbullah juga berkoordinasi dengan militer Libanon dan pemerintah Suriah secara terpisah untuk mengamankan perjalanan para pengungsi ini.





