Dituduh Penghasut, Militer Israel Serang Radio Palestina

HEBRON (KBK)-Tentara Israel kembali berulah terhadap kebebasan Pers. Kemarin Selasa (3/11) militer kembali menggerebek dan menutup sebuah stasiun radio Palestina.

Dalam penggerebakan itu, puluhan tentara masuk ke dalam studio radio tersebut. Selain mengobrak abrik mereka juga menyita peralatan dan merusak beberapa peralatan.

“Mereka menghancurkan segala sesuatu yang ada di dalam gedung. Mereka juga menyita peralatan penyiaran bahkan mikrofon pun disita,” kata Ayman al-Qawasmi, direktur radio Al-Hurria, seperti dilansir dari AFP.

Radio Palestina itu dituduh mendukung serangan terhadap warga Israel. Militer Israel mengatakan stasiun radio ditutup atas tuduhan memuji serta mendukung serangan terhadap Israel.

“Mereka menerobos masuk ke kantor stasiun Al-Hurria di Hebron di wilayah pendudukan Tepi Barat pada dini hari Selasa, “kata direktur eksekutif stasiun radio itu dalam sebuah video yang diposting.

Seorang fotografer AFP yang sedang berada di stasiun radio itu mengatakan, kerusakan yang disebabkan oleh serangan tentara Israel cukup signifikan, di mana banyak peralatan serta ruangan siaran hancur dan berantakan.

Militer Israel mengatakan media yang sifanya menghasut merupakan faktor mendorong terjadinya gelombang baru serangan teror.

Advertisement