
JAKARTA – Dinas Pendidikan DKI menargetkan seluruh sekolah di ibu kota sudah menggelar tatap muka paling lambat Desember mendatang.
Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengungkapkan pelaksanaan PTM pada Senin (30/8/2021) kemarin berjalan dengan lancar. Sebanyak 610 sekolah dengan jumlah 36.228 siswa dari PAUD, TK, Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti PTM secara terbatas dengan kapasitas maksimal 50 persen per kelas dengan waktu sampai dengan empat jam per hari.
Ia menjelaskan, pelaksanaan PTM tersebut memang berlangsung secara bertahap dan seluruh sekolah di ibu kota sudah bisa menggelar PTM terbatas paling lambat Desember 2021.
Dipaparkannya, 610 sekolah langsungkan PTM, yang lainnya mengikuti proses assesment, pelatihan lalu nanti ada penambahan jumlah sekolah.
“Misalnya target kita ya mudah-mudahan tercapai itu pertengahan September bisa 1.500 sekolah, itu bergerak dan berangsur-angsur sampai dengan mencapai angka 8.900 sampai Desember paling lambat. Tapi dengan catatan pandeminya turun atau menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19,” ungkap Taga, Selasa (31/8/2021), seperti dikutip VOA Indonesia.
Taga menjelaskan masih banyaknya sekolah yang belum menggelar PTM disebabkan oleh beberapa hal, termasuk dukungan dan persetujuan dari orang tua murid untuk mengirim anak kesekolah dan kesiapan tenaga pendidik untuk melangsungakan pembelajaran campuran (blended learning) antara PTM dan pembelajaran daring mengingat kapasitas kelas yang terbatas.
“Belum semua sekolah siap PTM karena misalnya dari pengisian assesment-nya ketika mengisi itu ada empat hasil, pertama siap belajar, kedua siap belajar dengan persyaratan, ketiga tidak siap belajar, keempat belum mengisi assesment. Bisa terjadi yang belum masuk kategori ini adalah secara kelengkapan pengisian assesment tidak lengkap,” jelasnya.




