Dokter Amerika Akan Lakukan Operasi Transplantasi Penis Pertama

Tim dokter Afrika sukses melakukan trasplantasi Penis, kini giliran Amerika. Foto: BBC

WASHINGTON (KBK) – Dokter di Amerika Serikat akan melakukan transplantasi kemaluan laki-laki pertama di negara itu untuk membantu tentara muda yang terluka dalam pertempuran.

Hal itu diberitakan New York Times Senin, (7/12/2015), upaya penyambungan alat vital laki-laki ini sebelumnya sudah pula dilaksanakan di Tiongkok tahun 2006, namun gagal fungsi. Tahun lalu juga dilaksanakan di Afrika Selatan, dan yang satu ini berhasil.

Penggantian tersebut diambil dari organ orang yang baru meninggal. Ahli bedah dari Johns Hopkins University School of Medicine telah diberikan izin untuk melakukan transplantasi itu, mereka sudah memiliki 60 kandidat awal yang akan dilakukan transplantasi.

“Kami memiliki satu kandidat yang benar-benar siap, dan kami masih dalam proses persiapan,” kata Richard Redett, Direktur bedah plastik dan bedah rekonstruksi di Johns Hopkins.

Ia mengharapkan, pasien ini dapat segera dioperasi. “kini berarti hanya tinggal menunggu donor.”

Pihak Universitas akan membayar sekitar 200.000 sampai 400.000 dolar AS untuk transplantasi pertama dan Departemen Urusan Veteran akan membayar untuk obat penyembuhannya.

Seperti dilaporkan Xinhua, jika operasi ini berhasil, universitas akan meminta Departemen Pertahanan untuk menutupi biaya semua operasi kandidat. “Operasi pertama ini masih dianggap eksperimental, jadi biaya masih ditanggung pihak universitas.”

Prosedur ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 12 jam, di mana ahli bedah akan menghubungkan 2-6 saraf, dan enam atau tujuh pembuluh darah dan arteri, jahitan mereka bersama-sama di bawah mikroskop.

Para dokter mengatakan mereka mengharapkan penis hasil transplantasi ini mulai bekerja dalam hitungan bulan, mengembangkan fungsi kemih, sensasi dan, akhirnya, kemampuan untuk berhubungan seks.

Advertisement