MALUKU UTARA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan akibat gempa dengan magnitudo 7,1 di Maluku Utara ada dua orang di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, yang terluka.
Di Ternate, gempa menimbulkan kerusakan ringan pada enam rumah dan dua gereja.
“Upaya yang terus dilakukan yaitu melakukan koordinasi dengan BMKG, BPBD kabupaten dan kota serta sektor terkait untuk mengidentifikasi korban kerusakan dan kerugian akibat gempa bumi. Di samping itu, posko telah didirikan di Jalan Hasan Esa Takoma, Ternate,” kata Agus, dikutip Antara.
Gempa bumi dengan mangnitudo 7,1 mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB dengan pusat gempa berada di 134 km barat laut Jailolo pada kedalaman 73 km.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami dan mengakhirinya pada Jumat pukul 01.45 WIB.
Sampai pukul 06.59 WIB, BMKG telah mencatat 74 aktivitas gempa susulan di Laut Maluku Utara setelah gempa dengan magnitudo 7,1.





