
JAKARTA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan peningkatan kasus aktif di Jakarta fluktuatif pada dua pekan belakangan.
Ada peningkatan kasus aktif dari 7.039 pada 3 Mei 2021 menjadi 7.266 pada 15 Mei 2021, sebelum akhirnya turun menjadi 7.146 pada 16 Mei 2021.
“Memang ada penurunan sebesar 120 kasus dari periode tanggal 15-16 Mei 2021. Namun kami akan tetap waspada terjadinya peningkatan kasus pada dua minggu ke depan, terlebih periode ini merupakan periode setelah Idul Fitri,” kata Widyastuti.
Widyastuti memastikan bahwa fasilitas kesehatan DKI Jakarta telah bersiap menghadapi penambahan kasus aktif. Per 17 Mei 2021, Dinkes DKI Jakarta menyiapkan 6.633 tempat tidur isolasi dan 1.007 fasilitas ICU.
Dari kapasitas tersebut, tingkat keterisiannya juga tergolong masih dapat dikendalikan. Tempat tidur isolasi telah terisi 1.724 atau 26 persen dan ICU terisi 338 pasien atau 34 persen.
“Artinya, kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU masih di atas 50 persen,” katanya.



