Empat Warga Pacitan Tewas Akibat Longsor dan 236 Mengungsi

Ilustrasi/ Ist

PACITAN – Empat warga di Desa Sidomulyo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, tewas akibat longsor dan jenazahnya ddievakuasi setelah dilakukan upaya evakuasi manual maupun dengan bantuan alat berat.

Kepala Pelaksana Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Didik Alih Wibowo, mengatakan, tiga korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah Sogirah (46), Bogiyem (72), dan Katminem (58). “Tiga korban pertama ini ditemukan setelah dilakukan pencarian secara manual oleh tim SAR dari unsur Basarnas, TNI, Polri maupun relawan warga,” kata Didik yang terlihat menunggui proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.

Menurut Kapolres Pacitan, AKBP Sugandi, pada awal proses evakuasi sempat mengalami kesulitan karena lokasi agak jauh dari jalan raya serta medan yang berat. Dia ikut terjun langsung dan memimpin 200 personel polisi untuk membantu evakuasi.

Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo yang menunggu proses evakuasi mengungkapkan sebagian besar wilayah ini merupakan kawasan rawan bencana. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat turun hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dini, khususnya dalam mengantisipasi potensi longsor maupun banjir yang kerap terjadi di Pacitan,” katanya, dikutip Antara.

Diketahui longsor terjadi setelah  hujan lebat  pada Jumat (7/12/2018) malam, di  Kecamatan Kebonagung, Pacitan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho  mengatakan banjir dan Longsor  di Kebonagung menyebabkan empat orang tewas dan 236 warga mengungsi.

Advertisement