Empat Wilayah di NTT Berstatus Waspada Kekeringan

KUPANG – Empat wilayah yang tersebar di Kabupaten Alor dan Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), berstatus waspada bencana kekeringan.

Kepala Stasiun Klimatologi NTT BMKG Rahmattulloh Adji mengatakan sejumlah wilayah di Kecamatan Alor Timur, Alor Timur Laut, dan Mataru di Alor, serta Kambera di Sumba Timur, dalam kondisi waspada bencana kekeringan akibat tidak diguyur hujan dalam waktu yang lama.

Adji menjelaskan wilayah-wilayah tersebut tidak diguyur hujan lebih dari 21 hari dengan peluang 70 persen selama Dasarian II dan Dasarian III Mei. Artinya, kata dia, wilayah tersebut berstatus waspada terhadap bencana kekeringan, sehingga perlu diantisipasi pemerintah dan warga setempat.

Ia mengatakan ancaman bencana kekeringan akan berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan sehingga perlu diantisipasi para petani seperti dengan memilih tanaman yang cocok atau tidak membutuhkan banyak air untuk ditanam.

Adji juga mengimbau warga agar mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan di tengah ancaman kekeringan dengan menghindari aktivitas yang dapat memicu titik api.

Advertisement