CIANJUR – Longsor telah merusak enam rumah di Kecamatan Cibinong dan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bahkan tiga diantaranya rata dengan tanah.
“Longsor di Agrabinta, terjadi di Desa Sinarlaut, enam rumah rusak parah dan tiga diantaranya ambruk. Longsor juga menutup jalan penghubung antar desa Sinarlaut dengan Wangunjaya amblas sedalam 2 meter, sehingga tidak dapat dilalui,” kata Kepala Desa Sinarlaut, Apendi, dilansir Antara, Rabu (11/10/2017).
Dia menjelaskan, longsor yang terjadi akibat hujan deras sejak Senin (9/10/2017), disertai pergerakan tanah sepanjang 10 meter di tebing di sekitar lokasi longsor. Warga yang terancam sementara waktu diimbau untuk mengungsi ke rumah tetangga atau kerabatnya yang dinilai aman.
“Kerugian diperkirakan mencapai raturan juta, warga yang rumahnya rusak saat ini masih mengungsi di sejumlah tempat termasuk di rumah sanak saudaranya yang dinilai aman dari longsor,” katanya.
Sementara longsor juga terjadi di Kecamatan Cibinong, hingga saat ini Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Cianjur, masih melakukan assesmen, untuk memastikan dampak bencana longsor karena sebelumnya terjadi longsor yang menutup akses jalan di Cibinong.
Semakin banyaknya bencana di Cianjur selatan, BPBD segera melakukan rapat dengan BPBD Provinsi Jawa Barat dan BMKG untuk mengubah status siaga bencana ke banjir dan longsor.




