RIAU – Pemerintah Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau mengevakuasi lebih dari 100 keluarga akibat erosi permukaan tanah Gunung Mampok, Kecamatan Letung.
Salah seorang warga Letung, Kepulauan Anambas, Zuhaimi, mengatakan pada Antara, lumpur yang dibawa air dari Gunung Mampok nyaris menimbun salah satu rumah di Desa Mampok yang berada di tepi jalan aspal.
Ia mengemukakan lumpur setinggi lutut orang dewasa itu sudah memutus jalan aspal. Akibatnya aktivitas warga menjadi terganggu.
“Tiga hari lalu, lumpur yang dibawa air ke lereng gunung tidak sampai ke jalan, belum masuk desa. Sehari yang lalu, lumpur itu sudah masuk desa,” ujarnya.
Pemerintah maupun warga khawatir hujan yang melanda Letung sejak tiga hari lalu berdampak buruk pada desanya. Karena itu, sejak kemarin warga dievakuasi di tempat yang aman.
Namun menurutnya hari ini, Sabtu (13/1/2018) cuaca di Letung mulai bagus dan matahari sudah mulai terbit, tidak ada hujan.
Petugas dan warga sejak tadi pagi mulai membersihkan material yang menghalangi jalan. Mereka juga membersihkan material yang berada di pedesaan.
Sejumlah warga menginformasikan peristiwa erosi permukaan Gunung Mampok itu di sosial media. Selain erosi permukaan Gunung Mampok di Letung, warga juga menginformasi banjir setinggi sekitar 1 meter mengancam di salah satu kawasan di Jemaja, Kepulauan Anambas.





