Filantropi Indonesia dan APIBGI Gelar Kompetisi Rancang Board Games

JAKARTA – Filantropi Indonesia (FI) bersama Asosiasi Pegiat Industri Board Games Indonesia (APIBGI) menyelenggarakan kompetisi rancang bagun Board Games dengan topik “Berbagi dan Berkontribusi untuk Pencapaian SDGs”.

Kompetisi Rancang Board Games bertema SDGs ini diluncurkan Jumat siang (13/9/2019) di Kekini Ruang Bersama, Jakarta.

Melalui kompetisi ini diharapkan para pegiat industri board games mampu menghasilkan
beragam bentuk permainan bertema SDGs. Board Games yang dihasilkan nantinya bisa
membantu masyarakat, khususnya kaum muda, dalam memahami konsep dan isu-isu SDGs agar mereka menentukan bentuk dukungan dan kontribusinya untuk pencapaian SDGs di Indonesia.

Hamid Abidin, Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, menyatakan bahwa SDGs merupakan rencana aksi global yang disepakati 193 negara, termasuk Indonesia, sebagai tujuan bersama untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan di tahun 2030.

“Tujuan dari diselenggarakannya kompetisi ini adalah menemukan nilai-nilai dari SDG yang dapat ditransformasi menjadi bentuk media permainan papan agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas, khususnya kaum muda. Dengan demikian, konsep, isu dan nilai-nilai SDG tersebut diharapkan dapat disampaikan secara lebih sederhana dan menyenangkan, namun tetap relevan dengan aktivitas keseharian kita,” kata Hamid, dalam press release yang diterima KBK.

Sementara Andre Dubari, Ketua APIBGI, menyatakan bahwa board games dipilih sebagai media untuk mempromosikan SDGs karena permainan papan ini bukanlah hal yang baru bagi masyarakat Indonesia.

“Mereka sudah akrab dengan board game sejak kecil lewat Monopoly, Ular Tangga, Catur dan sebagainya. Namun, belakangan ini banyak yang baru tahu kalau board game punya potensi yang luar biasa. Board game bisa menjadi media yang kuat untuk mengurai dan menyampaikan topik yang sangat rumit dan kompleks agar bisa disampaikan mudah, sederhana dan menyenangkan melalui beragam bentuk permainan. Board games juga bisa membangun kebersamaan, saling bertatap muka dan menjalin ikatan emosional dengan bermain bersama.”

Pendaftaran karya untuk bisa diikutsertakan dalam kompetisi rancang board game ini sudah dibuka mulai tanggal 2 September 2019. Kompetisi ini terbuka untuk peserta umum WNI dengan usia minimal 17 tahun. Persyaratan mengikuti kompetisi sangat mudah,  peserta hanya perlu mendaftarkan diri dan produk board game / card game yang telah dirancangnya melalui link berikut http://bit.ly/KRBGSDG2019. Pendaftaran akan ditutup 27 Oktober 2019.

Para finalis akan dihubungi oleh Panitia Penyelenggara untuk mengikuti penjurian final di Jakarta pada tanggal 2-3 November 2019. Pada tahap ini finalis diharapkan bisa menyiapkan prototipe versi akhir untuk dipresentasikan di depan para juri.

Tersedia total hadiah sebesar Rp10.000.000 untuk tiga board game terbarik serta insentif
produksi pasca kompetisi bagi pemenang sebesar Rp20.000.000.

Advertisement