Gaji Guru Honorer di Sini Hanya Cukup untuk Biaya Transportasi

foto ilustrasi

JAKARTA – Nasib guru di SD Negeri Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ini sungguh memprihatinkan. Meski sudah mencurahkan jiwanya untuk pendidikan bangsa namun mereka hanya mendapat honor Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per bulan.

Gaji sebesar itu tentu saja tidak cukup untuk menutupi berbagai kebutuhan. Bahkan gaji yang didapat hanya cukup untuk biaya transportasi dari rumah ke sekolah. Guru Kelas Debriks A Deny, seperti dilansir Kompas (8/3) menjelaskan, sekolah ini memiliki 12 guru honorer dengan guru PNS berjumlah dua orang, yaitu dijabat kepala sekolah dan guru pendidikan jasmani.

Menurut Debriks, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore sudah dua kali mengunjungi SD Negeri Tenau untuk melihat langsung kondisi sekolah, guru dan anak-anak.

“Waktu itu Pak Wali kaget kenapa honornya sedikit sekali. Pak Wali pun sampaikan ke kepala sekolah mengenai honor harus disampaikan ke pihak kota untuk alokasi dana, karena sebagai guru dituntut untuk mencerdaskan anak bangsa, jadi harus lebih diperhatikan,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan guru kelas lainnya, Fitri Meting Saleh. Ia merupakan guru dari SD Inpres Tenau ketika datang di sekolah ini mendapati suasana yang begitu berbeda.

“Habis mau bagaimana lagi. Bagaimana caranya pun harus mengajar anak-anak di sini. Panggilan jiwa untuk mengajar sudah tertanam dan kami tetap mengikuti prosesnya,” tuturnya.

Ia berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membangun gedung yang lebih layak untuk anak-anak. Begitu juga dengan honor agar bisa lebih diperhatikan.

Advertisement