Habibie Pilih Hukuman Seumur Hidup Daripada Hukuman Mati

Mantan Presiden BJ Habibie/ Foto: Thejakartapost

JAKARTA – Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie menentang hukuman mati karena menurutnya itu hak dari sang pencipta untuk mencabut nyawa seseorang.

“Saya berkeyakinan bahwa orang lahir, ketemu jodohnya, meninggal, ditentukan oleh Allah. Jadi saya tidak mau, tidak berhak menentukan (hukuman mati),” katanya dalam peluncuran buku Politik Hukuman Mati di Indonesa, kumpulan hasil studi tentang hukuman mati yang dihimpun sosiolog Robertus Robet dan advokat Todung Mulya Lubis, di Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

Habibie menambahkan jika ia lebih setuju bila hukuman mati diganti dengan hukuman penjara seumur hidup.

“Tapi jangan sampai penjara nanti jadi seperti five-star hotel,” ujarnya, Selasa (31/5/2016) dikutip dari BBC Indonesia. Pernyataannya tersebut merujuk pada kasus sejumlah narapidana korupsi yang tetap “hidup mewah” meski di penjara.

Advertisement