Halmahera Tanggap Darurat 14 Hari ke Depan

ilustrasi/ist

JAKARTA (KBK)-Gempa yang terhadi di Kecamatam Jailolo, Kabupaten Halmahera, Provinsi Maluku Utara, sejak 16-21 November 2015 masih terasa sampai saat ini.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, sampai sepekan ke depan daerah tersebut tanggap darurat bencana.

“Bupati Halmahera Barat telah menetapkan SK Tanggap Darurat selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 21 November 2015 hingga 6 Desember 2015.,”kata Sutopo dalam pesannya kepada KBK Senin (23/11).
Sutopo menambahkan, sampai saat ini untuk menjangkau ke beberapa daerah disana dalam memberikan bantuan terkendala oleh lokasi. Selain jarak, jumlah personil juga terbatas.

“Kendala di lapangan adalah lokasi terdampak bencana cukup jauh dan aksesnya sulit dijangkau. Jumlah personil sangat terbatas. Kebutuhan mendesak adalah logistik berupa permakanan, dan bahan bangunan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempa terjadi secara terus menerus, baik yang berasal dari jalur subduksi di laut maupun di kalur sesar di darat dengan pusat gempa 61 km Timur Laut Ternate.

Bahkan pada 20-11-2015 terjadi gempa sebanyak 130 kali dalam kurun waktu 16 jam. Gempa yang ditimbulkan tidak besar (kurang dari 5 SR) namun, guncangannya cukup kuat di Kecamatan Jailolo.

Advertisement