Hampir Rubuh, Rumah Taswi tak Mendapat Perhatian Desa

JAKARTA – Seorang nenek di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. Ialah Taswi (60) hidup sebatang kara di rumah reyot miliknya yang hampir roboh di Desa Luwungbata, RT 03/RW 04. Ironisnya, selama puluhan tahun, Taswi tak tersentuh bantuan, baik bantuan rehab rumah maupun bantuan lainnya dari pemerintah.

Padahal, desa sebenarnya bisa menganggarkan perbaikan RTLH dari Dana Desa (DD) yang diberikan oleh Pemerintah Pusat (PP) ke masing-masing desa.

“Dulu memang ada pamong desa yang nanya ukuran rumah. Habis itu ya enggak datang lagi, jadi cuma nanya-nanya saja,” jelasnya Taswi seperti dilansir Tribun Jateng (12/4).

Dia berharap, pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa bisa membantu untuk memperbaiki rumahnya. Sekdes Luwungbata, Wirnojo, menyebut pada tahun ini rencananya ada 12 RTLH yang akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari Dana Desa. Namun, belum diketahui, rumah siapa saja yang akan terpilih untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Jadi total ada 15 RTLH tahun ini yang akan mendapatkan bantuan bedah rumah, 12 dari DD dan 3 RTLH dari provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, mendengar informasi dari masyarakat terkait kondisi memprihatinkan kehidupan seorang nenek di wilayahnya, Kapolsek Tanjung, AKP M. Yusuf, dan jajarannya mendatangi rumah nenek Taswi.

“Kami sudah mendatangi rumah nenek Taswi dengan membawa bantuan makanan. Informasinya sudah saya sampaikan ke pimpinan. Rencananya besok sesuai arahan pak Kapolres AKBP Aris Supriyono bersedia membantu merehab,” ucap M. Yusuf.

Advertisement