BANDUNG – Tanah amblas berupa lubang berukuran besar terjadi di ruas Jalan Cantilan-Gunung Pancir Kampung Palung Pusing RT 03/RW 09 Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu (9/12/2018).
Lubang besar berukuran lebar 10-20 meter dan kedalaman 10-15 meter itu diakibatkan amblasnya permukaan tanah yang di atasnya merupakan jalan penghubung dari Ciharuman menuju Jalan Terusan Nanjung atau sebaliknya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung sudah menerjunkan personilnya ke lokasi kejadian untuk mengetahui potensi ancaman yang bakal terjadi di sekitar lokasi tanah amblas tersebut.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung H. Akhmad Djohara melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Hendra Hidayat menegaskan, setelah mendapat informasi kejadian tanah amblas di ruas jalan Desa Jelegong tersebut, sejumlah personel BPBD langsung diterjunkan ke kokasi kejadian.
“Setelah melihat kondisi di lapangan dan bagaimana peristiwa terjadinya pergerakan atau pergeseran tanah itu, BPBD akan segera melayangkan surat permohonan ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk mengkaji terjadinya tanah amblas tersebut,” kata Hendra, dikutip Galamedia News.
Menurutnya, setelah surat permohonan itu dilayangkan, selama 2-3 hari, diperkirakan dari Tim Vulkanologi akan turun ke lokasi tanah amblas tersebut untuk melaksanakan kajian.
“Dari hasil kajian Vulkanologi itu nantinya akan keluar rekomendasi yang harus dilaksanakan BPBD, pasca terjadinya tanah amblas,” katanya.
Hendra mengatakan, sambil menunggu hasil kajian dari Tim Vulkanologi, BPBD berusaha untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya dengan aparat desa maupun dengan jajaran muspika setempat.
Lebih lanjut Hendra menjelaskan, di lokasi tanah amblas itu, ada bagian ruang di bawah tanah. Kemudian ditemukan pula ada aliran air di dasar tanah setelah terjadi tanah amblas. Aliran air bawah tanah itu diduga kuat mengikis bagian bawah tanah, sehingga tanah atau jalan aspal yang ada di bagian atasnya amblas.
Untuk menghindari adanya korban jiwa, garis polisi sudah dipasang di sekitar lubang.





