SURIAH (KBK) – Sekitar dua juta anak Suriah tidak lagi mengenyam pendidikan karena perang berkepanjangan yang dimulai sejak lima tahun lalu.
Menurut Badan Anak-Anak PBB, Unicef, Selasa (1/12/2015), kekerasan melanda negara itu yang menyebabkan anak-anak putus sekolah.
Bom barel, serangan udara dan kekerasan umum, telah mendorong jutaan orang pergi dari Suriah, mereka menuju tempat aman di Lebanon, Turki atau Eropa Barat.
Sebuah kamera amatir memfilmkan situasi setelah bom barel yang jatuh di pinggiran Kota Douma, Damaskus.
Dalam rekaman itu, seorang pria berusia lima puluhan tahun, sedang melihat bangunan hancur dan berteriak.
“Putri saya ada di sini. Ia belajar di sini, anak-anak saya berada di sini,” katanya seperti dikutip KBK dari BBC, Selasa (2/12/2015).
Kemudian video merekam serangan udara lain yang menghantam lokasi yang sama.
Setelah itu, perekam gambar tidak lagi mendengar atau melihat orang itu, dia sudah wafat bergabung bersama anak-anaknya yang lebih dahulu dipanggil Allah SWT.





