MAROS – Fenomena hujan es terjadi di sekitar Bandara Lama Sultan Hasanuddin, Mandai, Kabupaten Maros pada Senin, 10 November 2020.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Nur Asia Utami mengatakan hujan es tersebut dipengaruhi adanya pertumbuhan awan comulonimbus (cb) di wilayah pesisir laut.
Menurut Nur Asia, fenomena hujan es ini merupakan fenomena yang umum terjadi. Buliran-buliran hujan es dapat muncul karena adanya pertumbuhan awan comulonimbus (cb) di wilayah pesisir laut yang dapat memicu hujan.
“Jadi, awan comulonimbus ini bisa menghasilkan hujan intensitas sedang/lebat disertai angin kencang. Hujan es hanya bisa terjadi dari awan comulonimbus,” katanya, dilansir Antara.
Kendati diakui, hujan seperti ini tidak dapat terjadi setiap saat, namun bisa saja terjadi sewaktu-waktu ketika ada pemicu dari pertumbuhan awan comulonimbus (cb), namun butiran esnya tidak berdiameter besar.





