Jalur Puncak Masih Ditutup, Pedagang Hampir Gulung Tikar

BOGOR – Pascalongsor yang melanda kawasan Puncak, Bogor, 5 Februari lalu, penutupan jalan masih dilakukan dan hal tersebut membuat perekonomian bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) menurun drastis.

Mereka merugi hingga nyaris gulung tikar karena tak ada yang membeli barang dagangannya.

Salah seorang pedagang di sekitar Masjid Attaawun Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Ija (45) mengakui merugi hampir 100 persen.

Dia mengaku tidak ada yang beli satu pun selama beberapa hari terakhir.

Ija mengeluhkan barang dagangannya berupa makanan dan minuman yang dimasak, rusak sebelum ada yang membelinya.

Pada PR, Ija dan para pedagang setempat meminta pemerintah tidak menutup Jalur Puncak secara total. Paling tidak bagi para pengendara sepeda motor.

Para pedagang tersebut mengaku berjualan sejak 1990-an di pinggir Jalan Raya Puncak sekitar Masjid Attaawun.

Selain itu mereka juga tidak merasa terancam dengan bencana longsor yang kerap terjadi di sana. Sehingga mereka menolak direlokasi ke tempat lain oleh pemerintah.

Advertisement