JEDDAH (KBK) – Hujan lebat mengguyur Jeddah, Arab Saudi pada hari Selasa, (17/11/2015) menewaskan sedikitnya dua orang.
“Dua orang dilaporkan tersengat listrik ketika mereka menyentuh tiang lampu hendak menyeberang jalan digenangi air,” ungkap berita Harian Okaz.
Tingginya debit air membuat banjir lingkungan Makkah, membuat 16 orang terdampar. Tim khusus pertahanan sipil dikerahkan untuk melakukan penyelamatan mereka yang terjebak.
Badan meteorologi setempat melaporkan hujan mulai turun di Jeddah, Pukul 10.00 dengan curah hujan 22 milimeter.

Akibatnya, jalan-jalan tergenang dengan air hujan, menyebabkan kekacauan lalu lintas dan kemacetan di seluruh kota.
“Situasi ini membawa kembali kenangan mengerikan dari banjir 2009 yang menewaskan 332 orang dan banyak bangunan yang hancur,” tulis berita itu.
Di Jeddah, petugas polisi lalu lintas berupaya memindahkan papan reklame besar yang jatuh di jalan raya dan menganggu lalu lintas.
Pesawat Egypt Air yang datang dari Kairo dialihkan ke bandara baru di Madinah, setelah kondisi cuaca membuat sangat berisiko bagi pesawat untuk mendarat di Jeddah.
Di bagian utara Arab Saudi, dua anak dilaporkan hilang. Dikhawatiran mereka terseret banjir di Wadi.
Awalnya, pertahanan sipil diberitahu bahwa tiga anak tidak dapat ditemukan, akhirnya salah satu dari mereka ditemukan di lembah dan tim penyelamat melancarkan operasi untuk menyelamatkan anak tersebut.
Seperti diberitakan GulfNews, Rabu (18/11/2015) biro cuaca setempat memprediksi hujan akan terus mengguyur Jeddah hingga Rabu ini.





