Jerman Lebih Teliti Izin Pencari Suaka

ist

Berlin- Dengan alasan keamanan pasca teror paris, Jerman memperketat penyaringan bagi siapa pun peminta status pengungsi.

Wawancara pribadi akan diterapkan kembali untuk semua pelamar, termasuk warga Suriah, yang setahun belakangan hanya harus memberikan keterangan tertulis.

“Saya menilai perlu memperkenalkan kembali penilaian pribadi bagi semua pengungsi dan pencari suaka, terlepas dari negara mana mereka berasal,” kata kata Thomas de Maiziere Menteri Dalam Negri Jerman seperti diberitakan AP, Sabtu (5/12).

Kendali lebih ketat diperlukan untuk “alasan keamanan”, “memastikan jati diri dan mencegah penyalahgunaan”, pasca-kejadian pencari suaka menggunakan paspor palsu Suriah.

Jerman akan mengirim kembali sebagian warga Afghanistan, sekarang merupakan kelompok terbesar kedua kedatangan setelah Suriah, kata de Maiziere dalam pertemuan dengan para menteri dalam negeri Jerman.

 

Lebih lanjut De Maiziere mengatakan Berlin dan Kabul akan meningkatkan kerja sama untuk memerangi perdagangan dan kampanye informasi perdagangan manusia untuk menghalangi orang melakukan perjalanan sulit ke Eropa.

 

Sementara itu, Kanselir Angela Merkel mengatakan dalam pertemuan dengan pemimpin negara bagian Jerman di Berlin bahwa kabinet nya Rabu depan akan membahas upaya untuk memperkenalkan kartu identitas bagi para migran.

 

Menurut Merkel, yang kebijakan buka pintu pada pengungsinya telah menuai perpecahan dalam pemerintahan koalisi kiri-kanannya, dokumen tersebut “akan diluncurkan sedikit demi sedikit setelah periode pengantar.

Advertisement