PORT AU PRINCE—Jumlah korban tewas karena badai Matthew terus bertambah. Data terakhir menyebutkan 473 orang kehilangan nyawa dalam bencana terburuk dalam 10 tahun terakhir ini.
Sementara itu, pemerintah juga melansir, lebih dari 175 ribu orang tinggal di penampungan. Hampir 100 ribu anak juga terpaksa tidak bisa pergi ke sekolah. Bahkan PBB melaporkan, ada 1,4 juta warga yang membutuhkan bantuan.
Badain ini melanda negara yang belum pulih karena gempa dahsyat 2010 silam. Di saat bersamaan mereka juga tengah berjuang mengatasi wabah kolera. Kondisi ini diprediksi akan semakin memburuk. Dilansir Xinhua, WHO telah mengirimkan 1 juta vaksin pada Selasa (11/10) kemarin.
Selain itu, dua stasiun pemurnian air juga sudah tiba di Port-au-Prince untuk membantu warga mengakses air bersih. Paket bantuan kemanusiaan pertama Prancis, yang terdiri dari 69 ton persediaan, termasuk obat-obatan dan paket antikolera juga telah tiba.





