Martapura-Sejumlah daerah di Kalimantan Selatan mulai mengalami dampai dari kebakaran hutan dan lahan.
Seperti di Kota Martapura yang diselimuti asap dan hampir seluruh wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Namun kabut asap itu belum mengganggu aktivitas masyarakat di kabupaten itu.
Seperti dilansir Antara, Senin (29/8) , sebaran kabut asap tipis memenuhi seluruh kawasan di pusat Kota Martapura yang merupakan ibukota kabupaten setempat.
Jarak pandang saat itu diperkirakan masih di atas 200 meter sehingga tidak mempengaruhi pandangan terutama pengendara sepeda motor yang tengah menjalankan aktivitas pagi hari.
Di sisi lain, sebaran kabut asap juga cepat terurai karena tingginya aktivitas masyarakat terutama banyaknya lalu lalang kendaraan bermotor sehingga perlahan kabut mulai menghilang.
Namun, sebaran asap terlihat lebih tebal di kawasan pelosok terutama yang masih banyak areal terbuka seperti sepanjang ruas Jalan Martapura Lama dari Kota Martapura menuju Banjarmasin.
Ruas kiri dan kanan jalan alternatif menuju ibukota Provinsi Kalsel itu, kabut asap relatif cukup tebal meskipun jam menunjukkan pukul 07.00 WITA sehingga cukup mengganggu jarak pandang.
“Kabutnya tebal sekali, ini sudah berkurang tetapi jam 06.30 WITA tadi pandangan terbatas karena tidak sampai sepuluh meter,” ucap Asyam salah satu warga di tepi Jalan Martapura Lama.
Menurut dia, kabut asap yang muncul tiba-tiba menyelimuti seluruh ruang itu, diduga akibat kebakaran hutan dan lahan yang diguyur hujan lebat pada Minggu (28/8) siang hingga petang.
“Kemarin siang hujan lebat hingga menjelang Maghrib, itu juga yang mungkin memunculkan kabut asap di pagi hari ini. Untungnya matahari cepat muncul jadi kabut asap berangsur hilang,” ujarnya.





