Kapal Pengungsi Rohingya Tenggelam, 16 Jenazah Ditemukan

Ilustrasi

BANGLADESH – Penjaga pantai di Bangladesh pada hari Kamis (31/8/2017) menemukan 16 jenazah Rohingya, banyak di antaranya adalah anak-anak, yang tenggelam saat kapal mereka terbalik saat melarikan diri dari sebuah ledakan kekerasan di Myanmar.

Pejabat di Bangladesh mengatakan meningkatnya jumlah Rohingya mencoba menyeberangi sungai Naf dengan kapal yang reyot, yang seringkali tidak bertahan di perairan kasar saat mereka semakin putus asa untuk melarikan diri.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan pada hari Rabu bahwa setidaknya 18.500 Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh sejak pertempuran meletus di negara bagian Myanmar, Rakhine, enam hari sebelumnya.

Tapi beberapa tidak berhasil. Pada hari Rabu, jenazah dua wanita Rohingya dan dua anak ditemukan di Bangladesh setelah perahu reyot mereka terbalik.

Dan pada hari Kamis Nurul Amin Rohingya, seorang pejabat setempat, mengatakan sebuah kapal lain telah menewaskan 16 orang Rohingya.

“Kami telah menemukan 16 mayat lagi dievakuasi ke darat pagi ini,” katanya kepada AFP.

Seorang petugas penjaga pantai, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa para migran tersebut melakukan perjalanan dengan “kapal nelayan pedalaman yang tidak layak.

Advertisement