Kapolres Bengkulu ‘Tangkap’ Ibu Stroke dan Anak Lumpuh Bawa ke Rumah Sakit

Kapolres Bengkulu bantu pasien miskin untuk berobat. Foto: Bengkulu Ekspres

BENGKULU – Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta SIK menjemput Mahidahtul Aini (40) menderita stroke dan anaknya Gistan Aldo (7) menderita lumpuh, warga RT 10 RW 4 Kelurahan Padang Jati, kemudian langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkulu, Rabu (15/2/2017).

Sebelumnya Kapolres membaca kisah keluarga miskin ini di media dan ia tergugah untuk membantu.

Meski dalam kondisi terbaring lemah, raut gembira pun terpancar dari wajah Mahidahtul Aini dan anak bungsunya Gistan Aldo ketika melihat rombongan Kapolres tiba di kontrakannnya sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin.

Harapannya untuk mendapatkan perawatan yang layak di rumah sakit, terwujud setelah hampir selama 7 bulan hanya mampu terbaring dilantai yang beralaskan karpet plastik.

Sebelumnya, Mahidahtul Aini yang terserang penyakit stroke dan Gistan Aldo yang tidak bisa berjalan sejak kecil hanya mampu berobat di dukun. Sebab, keluarga kecil tersebut tidak punya biaya untuk berobat ke dokter.

Selain membawa ibu dan anak tersebut ke RSUD Kota, Kapolres juga memberikan bantuan logistik untuk keluarga tersebut. Terlihat 4 orang anggota Polres Bengkulu memikul 4 karung beras dan kebutuhan makan lainnya.

“Berarti selama ini tidak pernah dibawa ke dokter ya? Kita sudah merdeka selama ini, tapi kok masih ada yang tidak bisa berobat,” tanya Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta SIK kepada suami Mahidahtul Aini, Edi Candra.

Dikutip dari Bengkulu Ekpres, Edi Candra yang sehari-hari bekerja sebagai penjual pentol bakso ini mengatakan bahwa sejak sakit, istrinya tidak pernah dibawa berobat ke dokter. Selama ini pengobatan istrinya hanya mampu dilakukan ke dukun. Sementara untuk anak bungsunya ia sudah pasrah karena sudah sakit sejak kecil.

Advertisement