Keberadaan Rusia di Suriah Disebut Parlemen Inggris Mirip Seperti Nazi

Serangan Udara
Ilustrasi, Foto: Maxim Shemetov/REUTERS

LONDON –Pasukan militer Rusia masih bercokol di Suriah, serangan mulai kembali dilancarkan ke beberapa daerah di Suriah.

Seorang anggota parlemen senior Inggris menuduh Rusia menargetkan warga sipil di Suriah.Hal ini cara yang sama dilakukan NAZI di Guernica selama perang sipil Spanyol tahun 1930-an silam.

Andrew Mitchell, seorang anggota parlemen dari partai Konservatif yang berkuasa Perdana Menteri Theresa May, mengatakan serangan bulan lalu terhadap konvoi bantuan PBB di dekat kota Suriah utara Aleppo adalah kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Rusia.

“Ketika senjata pembakar dan amunisi seperti bom bunker-buster dan bom cluster digunakan, PBB menjelaskan bahwa penggunaan sistematis senjata sembarangan seperti itu di daerah padat penduduk merupakan kejahatan perang,” kata Mitchell kepada parlemen seperti dilansir Reuters.

“Kami menyaksikan peristiwa yang mirip dengan perilaku rezim Nazi di Guernica Spanyol,” katanya mengacu pada penghancuran kota Spanyol pada tahun 1937 oleh pesawat Jerman dari Adolf Hitler.

Sekitar 20 orang tewas dalam serangan terhadap konvoi bantuan PBB serta Bulan Sabit Merah Suriah dan Amerika Serikat menyalahkan Rusia karena dua pesawat tempur Rusia berada di atas daerah itu pada saat kejadian.

Advertisement