PALU – Anak-anak pengungsi di Kecamatan Nokikalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah kini mulai terserang nfeksi saluran pernafasan akut (ispa).
Ari Kanari, seorang tokoh pemuda di Kecamatan Nokilalaki mengatakan anak-anak dan balita banyak terserang batuk dan ISPA.
“Kasihan anak-anak dan balita hanya tidur di tenda sederhana dengan kondisi memprihatinkan,” kata Ari, Kamis (11/10/2018).
Ari yang juga seorang guru SD di Desa Kamarora berharap mendapat perhatian Dinas Kesehatan Sigi, yang segera mengirimkan tenaga medis dan obat-obat ke wilayah itu.
Menurutnya pengungsi juga masih butuh bahan makanan dan selimut karena udara pada malam hari cukup dingin dan banyak nyamuk.
Dikutip Antara, dia mengaku banyak rumah warga dan sarana ibadah serta sekolah yang rusak akibat gempa di Kecamatan Nokilalaki.





