MANILA—Sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah penjara di Filipina bagian selatan pada Rabu dini hari (4/1/2016). Diduga pelaku merupakan bagian dari kelompok pemberontak. Mereka menewaskan seorang penjaga dan membebaskan lebih dari 150 narapidana Penjara Nort Cotabato.
Dilansir Reuters, mereka menembaki para penjaga penjara yang terletak di Kota Kidapawan ini sekitar pukul 01.00 dini hari. Seorang penjaga yang diketahui bernama Peter Bongat mengatakan kepada stasiun radio local, dari 1.511 narapidana, sebanyak 158 berhasil melarikan diri. Petugas berhasil menangkap 4 orang dari mereka.
“Serangan ini terencana dengan baik. Tahanan yang kabur menggunakan selimut untuk kabur. Kami melancarkan operasi penangkapan kembali,” ujar Bongat.
Bongat mengatakan berdasarkan informasi awal kelompok bersenjata itu terkait dengan Moro Islamic Liberation Front (MILF). Pada 2014, pemerintah menandatangani perjanjian damai dengan MILF. Namun, kelompok-kelompok kecil yang berafiliasi dengan MILF masih kerap melakukan aksi.





