Kelompok Muslim Malaysia Kutuk Rencana Normalisasi Saudi-Israel

Ilustrasi UEA dan Bahrain Resmi Tandatangani Perjanjian Normalisasi dengan Israel/ VOA

MALAYSIA – Kelompok Muslim Malaysia mengutuk rencana Arab Saudi yang akan menjalankan normalisasi dengan Israel yang telah diungkapkan Menlu Saudi.

Presiden Musyawarah Ormas Islam Malaysia (MAPIM) Mohd Azmi Abdul Hamid mengaku terkejut dengan pernyataan Menlu Saudi yang mengatakan normalisasi dengan Israel membawa manfaat luar biasa bagi kawasan.

“Ini benar-benar keterlaluan dan benar-benar tidak masuk akal,” kata Azmi dalam pernyataannya pada Selasa, dikutip Anadolu.

Azmi menambahkan langkah Saudi untuk melakukan normalisasi dengan Israel adalah pengkhianatan terakhir tidak hanya bagi perjuangan Palestina tetapi juga bagi seluruh umat.

Azmi juga mendesak negara-negara Muslim untuk tidak tunduk pada kesepakatan normalisasi. Mereka harus tetap bersatu dan teguh dalam perjuangan membebaskan Palestina.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan pada Kamis lalu mengatakan kemungkinan negaranya menormalisasi hubungan dengan Israel tetap terbuka.

Dia yakin hal ini akan membawa kebaikan bagi kawasan Timur Tengah khususnya di bidang ekonomi, sosial, dan keamanan.

 

Advertisement