Kemarau, Kebakaran Hutan di Bojonegoro Sudah Lima Kali

Ilustrasi/ Foto: Ensiklopedia.id

BOJONEGORO – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan sejak 1 Januari telah terjadi 36 kali kejadian kebakaran di sejumlah desa di 27 kecamatan, mulai kebakaran rumah, pasar, kios, juga bangunan lainnya, serta hutan dan lahan dengan total kerugian mencapai Rp1,8 miliar.

Besarnya kerugian kebakaran tahun ini melampaui kebakaran pada 2016 yang hanya Rp1,7 miliar dalam 48 kejadian kebakaran.

Sementara kebakaran hutan sudah terjadi lima kali, “Dalam kemarau ini sudah lebih dari lima kali kejadian kebakaran hutan. Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan mobil tangki pemadam kebakaran, dengan dibantu petugas Perhutani, juga polisi dan TNI bersama masyarakat,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi banyaknya bencana kebakaran pihaknya sudah menginstruksikan petugas untuk melakukan siaran keliling terkait kewaspadaan menghadapi ancaman kebakaran pemukiman.

Menurut dia, sosialisasi kepada warga dengan mendatangi langsung dari kampung ke kampung dilakukan sebagai usaha mengurangi kejadian kebakaran yang cenderung meningkat memasuki kemarau.

“Prinsipnya warga diminta waspada dalam menghadapi ancaman kebakaran. Selain itu juga cepat tanggap melapor ke dinas damkar kalau terjadi kebakaran,” kata dia, dilansir Antara, Jumat (18/8/2017)

 

 

 

Advertisement