WASHINGTON DC – Kematian lanjut usia atau lansia akibat covid-19 di Amerika Serikat selama gelombang Omicron musim dingin lalu jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya di Amerika Serikat (AS).
Hal tersebut berdasarkan laporan The Seattle Times pada Selasa (31/5). “Jumlah warga AS berusia 65 tahun atau lebih yang meninggal selama empat bulan gelombang Omicron hampir sama banyaknya dengan yang tercatat selama enam bulan saat gelombang Delta, kendati varian Delta, bagi semua orang (yang terinfeksi), cenderung menyebabkan penyakit yang lebih parah,” kata laporan itu.
Sementara itu, tingkat kematian COVID-19 per kapita secara keseluruhan turun, dengan kelompok lansia masih mencakup sebagian besar dari kasus kematian, menurut laporan itu.
“Ini bukan hanya pandemi bagi orang-orang yang tidak divaksinasi,” kata Andrew Stokes, seorang assistant profesor kesehatan global di Universitas Boston yang mempelajari pola usia kematian akibat COVID-19, sebagaimana dikutip Antara dari Xinhua.
“Masih ada risiko yang sangat tinggi di kalangan orang-orang dewasa yang lebih tua, bahkan mereka yang telah mendapatkan rangkaian (suntikan) vaksin primer”.





