JAKARTA, KBK – Memetik berkah di belantara beton Jakarta dengan cara menjual mainan balon air merupakan salah satu cara menyambung hidup yang dilakoni Tarja. Setiap harinya kakek berusia 70 tahun itu mulai keliling menjajakan dagangannya sejak pukul 10 atau saat anak SD masuk jam istirahat.
Kesemerautan dan kemacetan ibu kota seakan telah menjadi teman setia perjalanan Tarja dalam mengais rejeki. Topi capingnya yang berwarna kuning hanya mampu menghalau sengatan sinar matahari pada wajah Tarja yang mulai mengeriput. Kulit Tarja yang legam tak ubahnya saksi bisu dari ganasnya cara bertahan hidup di Jakarta.
Setiap hari jumat Tarja biasa berjualan di Bunderan Mega Kuningan seberang Mall Ambasador, Jakarta Selatan. Sedangkan dihari lainnya Tarja lebih suka keliling menyusuri kawasan Manggarai, Kalibata hingga Pasar Minggu.
Kendati peluh membasahi wajah, namun Tarja selalu melemparkan senyum kepada setiap pembeli. Semangatnya pun jelas terlihat dari ratapan matanya yang optimis meski usia tak lagi muda.
Sejak 12 tahun lalu Tarja terpaksa merantau ke Jakarta dari kampungnya di Brebes demi bisa menafkahi keluarga. Dengan berat hati, Tarja meninggalkan seorang istri dan empat orang anaknya dan juga cucu.
Di Jakarta pun Tarja tidak punya rumah, ia menumpang bersama 10 penjual balon lainnya di bilangan Manggarai, Jakarta Selatan. Diantara temannya, Tarja terkenal dengan pribadinya yang bersahaja dan tidak sombong. Setiap berkeliling, setidaknya Tarja harus menyusuri jalan hingga 10 km jauhnya sambil membawa kresek hitam yang merupakan wadah balon mainannya.
Lembaran rupiah yang bisa dibawa pulang Tarja pun tak menentu, sekitar Rp 40 – 60 ribu per hari. Sebagian pendapatannya Tarja belikan lagi untuk modal hari esok, hanya sebagian kecil yang Tarja mampu tabung untuk anak istri di kampung.
“Ya penghasilan saya per hari Cuma segitu, itu juga nggak tentu kadang banyak kadang sepi, yang penting saya beryukur,” ungkap Tarja kepada Komunitas Ketimbang Ngemis Jakarta saat pemberian donasi di rumahnya, Selasa, (30/08/16).
Semangat Tarja kontras dengan kebiasaan anak muda masa kini yang lebih banyak bermalas-malasan dan lebih sering menghamburkan uang jajan dari orang tua. Setelah fotonya di unggah ke Facebook, tak sedikit pula para Facebooker yang mendoakan Tarja agar selalu diberikan kesehatan.





