Ketinggian Air Bengawan Solo di Bojonegoro Siaga Kuning

ilustrasi/sindo

BOJONEGORO – Status sungai terpanjang di Pulau Jawa yakni Bengawan Solo, tepatnya di Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki siaga kuning dan diperkirakan tinggi muka air akan terus bertambah.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengatakan pada pukul 09.00 WIB, titik air di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Desa Banjarsari, menunjukkan angka 14.19 peilschaal. Dari sebelumnya pada pukul 06.00 WIB masih siaga hijau, 13.97 peilschaal.

Sementara air di wilayah Karangnongko, Kecamatan Ngraho pada pukul 06.00 WIB dititik 28.93 peilschaal, juga mengalami kenaikan menjadi 29.16 peilschaal atau siaga kuning, pada pukul 09.00 WIB.

Selain itu, akibat derasnya arus juga membuat kerusakan jembatan penghubung Kecamatan Padangan dengan Kabupaten Ngawi. Jembatan Guyangan Kidul yang asa di jalan nasional itu di sisi kanan dan kiri ambrol.

“Sebelumnya bekas abudment jembatan lama roboh sehingga menghalangi arus air. Dampak dari terhalangnya arus air menggerus urugan oprit, TPT dan pilar seluruh sisi jembatan,” ujar Camat Ngraho, Moh. Saipurrohim, dikutip beritajatim.

Advertisement