Khashoggi Dikonfirmasi Meninggal, PBB Serukan Investigasi yang Transparan

Antonio Guterres/BBC

JENEWA – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan  dia sangat prihatin oleh konfirmasi Saudi terkait kasus wartawan Saudi, Jamal Khashoggi.

Ucapannya datang setelah Arab Saudi mengakui Khashoggi terbunuh setelah perkelahian di dalam konsulatnya di Istanbul. Khashoggi telah hilang sejak awal Oktober setelah memasuki gedung diplomatik.

“Sekretaris Jenderal sangat terganggu dengan konfirmasi kematian Jamal Khashoggi,” kata Stephane Dujarric, juru bicara Guterres.

“Dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman Mr. Khashoggi.”

Guterres menekankan perlunya investigasi yang cepat, menyeluruh dan transparan tentang keadaan kematian Mr. Khashoggi dan pertanggungjawaban penuh bagi mereka yang bertanggung jawab.

Penyelidikan awal yang dilakukan oleh Kantor Penuntut Umum mengungkapkan bahwa Khashoggi telah “bertengkar dan berkelahi dengan orang-orang yang ditemuinya” di konsulat, yang “mengakibatkan kematiannya”, sebagaimana diungkapkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) yang dikelola negara.

Badan tersebut melaporkan bahwa 18 warga Saudi telah ditangkap karena kaitan dengan kematian Khashoggi dan mereka yang memiliki hubungan semacam itu akan dimintai pertanggungjawaban dan dibawa ke pengadilan.

Advertisement