Kisah Masjid Palestina Al Ahmar yang Diubah Israel Jadi Sebuah Bar

Ilustrasi Tindakan vandalisme pemukim Yahudi di Desa Palestina mulai dari mencoret dinding hingga merusak masjid/ Anadolu
SAFED UTARA – Ditengah polemik berubahnya status Hagia Sophia menjadi masjid di Turki, sebuah kisah masjid Palestina yang diubah Israel menjadi sebuah bar kembali menyeruak.
Masjid Palestina berusia berabad-abad telah diubah menjadi sebuah bar dan ruang acara pada tahun 2019 oleh sebuah perusahaan yang terkait dengan kota Safed.

Masjid bersejarah, yang diduduki oleh orang Yahudi pada tahun 1948 berubah dari masjid Al-Ahmar (Merah) menjadi Khan al-Ahmarin sebuah kota Palestina yang diduduki di distrik Safed utara.

Masjid yang dibangun pada 1276 ini, memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang langka didirikan oleh Mameluke Sultan Al Daher Baibars [1223-1277 M), menurut sejarawan dan asli Safed, Dr. Mustafa Abbasi.

Awalnya masjid diubah menjadi sekolah Yahudi, kemudian digunakan sebagai pusat kampanye pemilihan pada tahun 2006. Kemudian, masjid diubah menjadi toko pakaian dan akhirnya menjadi bar dan ruang pernikahan.

Yahudi dan tentara Israel dilaporkan Gulfnews telah mengubah sebagian besar masjid dan dana abadi Palestina.

The Gulf News pada tahun 2019 mengklaim bahwa masjid bersejarah lainnya, kuburan dan situs keagamaan lainnya memiliki cerita yang serupa. Mereka dikonversi menjadi klub malam atau diledakkan.

Advertisement