BANDUNG – Sepasang suami berhasil selamat setelah tertimbun longsor setinggi 15 meter ambruk ke bagian belakang rumah mereka di Kampung Cibaligo, RT 3 RW 2, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Pasutri tersebut adalah Dea Hamdani (34) dan isterinya, Susi Andela (24), yang mengalami musibah tertimpa longsor ketika sedang memperbaiki saluran air di belakang rumah, karena sekitar rumahnya sering terjadi banjir.
“Kejadiannya Minggu sekitar jam 16.30. Saya lihat anak saya tertimpa tanah, karena tanahnya tiba-tiba longsor. Menantu saya yang lagi menunggu di depan pintu, ikut terseret tanah yang longsor,” kata Lilis, ibu dari Dea, dikutip PR, Senin (12/11/2018) malam.
Menurut dia, saat itu dirinya kebetulan tengah menengok anak dan cucunya. Di rumah tersebut, anaknya tinggal bertiga dengan menantu dan cucunya. Di tengah hujan, Lilis mengaku sempat kebingungan dan panik saat mengetahui anak dan menantunya tertimbun tanah longsor.
Dia melanjutkan, beruntung di tempat pemancingan ada beberapa orang yang ikut membantu menyelamatkan anak dan menantunya. Adapun rumah anaknya, kata dia, rusak dan berantakan terkena lumpur tanah, termasuk lemari dam televisi.
“Barang-barang rusak semua tertimbun lumpur yang masuk ke rumah. Anak saya juga kan tertimbun dua kali. Sewaktu mau menolong isterinya, datang longsor kedua. Sekarang semuanya mengungsi dulu di rumah Bu RT, karena trauma, takut ada longsor lagi,” ucapnya.
Sementara itu, pada Senin pagi, puluhan warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor dari dalam rumah korban. Dea dan Susi yang berhasil selamat saat ini kondisinya mengalami luka ringan.





