ATHENA – Seorang pria Yunani merasa bersyukur karena dia ketinggalan pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh pada hari Minggu tak lama setelah lepas landas dari bandara Addis Ababa, dan menewaskan semua 157 orang di dalamnya.
Antonis Mavropoulos, presiden International Solid Waste Association, sebuah organisasi nirlaba, seharusnya naik pesawat menuju Nairobi, Kenya, yang menabrak sekitar 45 km tenggara ibukota Ethiopia.
Dilansin Xinhua, Mavropoulos baru sampai gerbang hanya dua menit setelah ditutup. Dia ingat merasa marah menonton di balik dinding kaca penumpang lain naik pesawat.
Ketika Mavropoulos akan naik pesawat lain, staf bandara mengatakan kepadanya bahwa pesawat yang dia lewatkan telah hilang. Dia terkejut ketika dia kemudian diberitahu tentang tragedi itu.
“Ini adalah salah satu momen yang mengubah perspektif hidup seseorang. Anda menyadari bahwa hidup kita tergantung pada benang. Saya hanya ingin mengirim banyak ciuman kepada istri saya, ibu saya dan anak perempuan saya,” katanya.





