JAKARTA – Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris mengatakan sampai saat ini tim dari crisis centre bentukan pemerintah RI terus melakukan upaya membebaskan tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di wilayah Filipina. Salah satunya dengan melakukan komunikasi intensif dengan otoritas Filipina.
“Sampai saat ini cukup baik (komunikasi dari crisis center), makanya kita dari anggota DPR hadir melakukan pendampingan kepada keluarga korban ke Kementerian Luar Negeri Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (Ditjen PWNI),” ujar Charles seperti dilansir oleh Liputan6.com Selasa (2/08/16).
Ia menjelaskan, upaya tersebut dilakukan agar keluarga korban bisa berkomunikasi lebih intens lagi, tentunya mengenai bagaimana kondisi korban yang disandera di Filipina oleh kelompok Abu Sayyaf.
“Sudah cukup jelas, kami semua sepakat untuk melakukan komunikasi lebih intens lagi, bagaimana caranya dengan segala upaya agar bisa memulangkan sandera dengan selamat ke Tanah Air,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.
Charles menaruh harapan besar kepada crisis center dalam upaya membebaskan para sandera dari Indonesia. Hingga saat ini, berbagai strategi terus dilakukan agar sandera bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.





